Cinta Buta Kata Si Dia

Advertisement
Advertisement
Tentang Cinta Buta

Oleh @Jonru

A: "Kamu orang PKS, kan?"

B: "Iya. Emangnya kenapa?"

A: "Kamu tidak setuju dengan adanya ucapan selamat untuk perayaan ibadah agama lain?"

B: "Tentu, saya tidak setuju. Sejak kemarin saya sudah banyak membahas itu. Silahkan baca lagi jika belum paham."

A: "Tapi ada tuh, petinggi dari PKS yang mengucapkan selamat kepada umat agama lain yang merayakan ibadah mereka."

B: "Iya, memang ada. Terus kenapa?"

A: "Berarti kamu tidak taat dong, kepada pemimpin partai kamu!"

 
Cinta Buta Kata Si Dia
Belum sempat B menjawab, tiba-tiba muncul si C dan langsung berkata, "Di Palestina juga banyak gadis berjilbab yang pakai topi santa. Di Arab Saudi juga banyak yang merayakan Natal. Gimana dong?"

B: "Begini ya, Teman. Dalam Islam, panutan satu-satunya hanya Rasulullah. Selain terhadap beliau, kita tak boleh jadikan panutan utama. Mau ulama kondang kek, mau habib kek, mau ketua umum partai kek.... mereka hanya manusia biasa.

Mereka mau mengucapkan selamat Natal, itu urusan mereka, bukan urusan saya. Saya tidak punya kewajiban untuk mengikuti mereka, karena mereka bukan nabi.

Demikian pula halnya warga Palestina atau Arab Saudi yang merayakan natal atau pakai topi santa. Itu urusan mereka, bukan urusan saya. Saya tidak punya kewajiban untuk mengikuti mereka.

Islam mengajarkan kita untuk belajar menghormati seseorang secara wajar, tidak berlebihan, tidak taklid buta kepada tokoh manapun.

Islam juga mengajarkan kita bahwa panduan utama dalam hidup adalah Al Quran dan Hadits, bukan PKS, bukan Arab Saudi, bukan Palestina

Islam sangat menentang keras CINTA BUTA.

Karena itu, jika ada di antara Anda yang mengaku muslim, tapi masih suka cinta buta, misalnya terhadap tokoh tertentu, klub sepakbola tertentu, artis tertentu, ormas tertentu, dan sebagainya, maka sebaiknya mulailah bertaubat."
Advertisement
Previous
Next Post »
Thanks for your comment