Minggu, 16 Februari 2020

Untukmu Sahabatku, Temukan Hatimu Yang Telah Hilang

Advertisement
Advertisement
Untukmu yang dulu merasakan kedamaian ketika hadir pengajian.
Untukmu yang dulu merasakan hati semakin baik setelah hijrah.

Untukmu yang dulu semangat dalam beribadah yang wajib dan sunnah.

Untukmu yang dulu bisa menangis karena Allah...
Untukmu yang sekarang sudah berubah tidak seperti dulu lagi.

Untukmu yang sekarang dalam kajian diajarkan membenci guru dan menuduh sesat atau syubhat karena adanya perbedaan.

Untukmu yang sekarang tidak lagi merasakan kedamaian dalam kajian dan hati semakin mengeras.

Untukmu yang sudah mulai bingung dan futur...

Untukmu yang seperti itu...

Untukmu Sahabatku, Temukan Hatimu Yang Telah Hilang

Jangan malu untuk kembali ngaji seperti dulu.

Tidak ada kata terlambat untuk kembali.

Jangan takut dengan penilaian manusia.

Carilah ridha Allah saja.

Temukan kembali hatimu yang telah hilang... Sebelum terlambat...

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنسَاهُمْ أَنفُسَهُمْ أُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.

لَا يَسْتَوِي أَصْحَابُ النَّارِ وَأَصْحَابُ الْجَنَّةِ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمُ الْفَائِزُونَ
Tidaklah sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni jannah; penghuni-penghuni jannah itulah orang-orang yang beruntung.
[Al-Qur’an, surat 59 Al-Hasyr, ayat 18-20]

Semoga Allah masukkan kita dalam golongan orang-orang yang sukses dunia akhirat, aamiin ya Robb.

#NelponUnlimitedTsel
#50GbFlashTsel #Paket1500SmsArmaila
Advertisement