Selasa, 28 April 2015

Cerita Motivasi Khayalan Seorang Imam

Advertisement
Advertisement
Armaila.com | Cerita Motivasi Khayalan Seorang Imam - Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang imam yang sangat malas dan miskin pada waktu yang sama. Dia tidak ingin melakukan kerja keras, tapi digunakan untuk bermimpi menjadi kaya satu hari. Dia mendapat makanan dengan meminta sedekah. Suatu pagi ia punya panci susu sebagai bagian dari sedekah. Dia sangat senang dan pulang dengan pot susu. Dia rebus susu, minum itu dan menempatkan sisa susu dalam pot. Dia menambahkan sedikit dadih dalam pot untuk mengkonversi susu untuk dadih. Dia kemudian berbaring tidur.
Cerita Motivasi Khayalan Seorang Imam | Armaila.com


Segera ia mulai membayangkan tentang pot dadih saat ia berbaring tidur. Dia bermimpi bahwa jika ia bisa menjadi kaya entah bagaimana semua penderitaan itu akan hilang. Pikirannya beralih ke panci susu ia diatur untuk membentuk dadih. Dia bermimpi tentang; "Pagi panci susu akan ditetapkan, itu akan dikonversi ke dadih. Saya akan churn dadih dan membuat mentega dari itu. Saya akan memanaskan mentega dan membuat ghee dari itu. Saya kemudian akan pergi ke pasar itu dan menjual ghee itu, dan membuat beberapa uang. Dengan uang itu saya akan membeli ayam. Ayam akan bertelur Mei yang akan menetas dan akan ada banyak ayam. Ayam ini pada gilirannya akan meletakkan ratusan telur dan saya akan segera memiliki sebuah peternakan unggas dari saya sendiri. "Dia terus membayangkan.

"Saya akan menjual semua ayam unggas dan membeli beberapa ekor sapi, dan membuka susu susu. Semua orang kota akan membeli susu dari saya. Saya akan sangat kaya dan segera saya akan membeli perhiasan. Raja akan membeli semua perhiasan dari saya. Saya akan sangat kaya bahwa saya akan dapat menikahi seorang gadis yang sangat cantik dari keluarga kaya. Segera saya akan memiliki seorang putra yang tampan. Jika dia melakukan kejahatan apapun saya akan sangat marah dan memberinya pelajaran, saya akan memukulnya dengan tongkat besar. "Selama mimpi ini, ia tanpa sadar mengambil tongkat di samping tempat tidurnya dan berpikir bahwa ia memukuli anaknya, mengangkat tongkat dan memukul panci. Panci susu pecah dan ia terbangun dari mimpi zamannya.

Hikmah Cerita Motivasi Khayalan Seorang Imam : Tidak ada pengganti untuk kerja keras. Mimpi tidak dapat dipenuhi tanpa kerja keras.
Terima kasih telah membaca artikel tentang Cerita Motivasi Khayalan Seorang Imam di blog ARMAILA. Jangan lupa join/bergabung channel telegram kami di [Armaila Telegram Channel, kami berbagi informasi menarik lainnya disana yang kami update setiap saat. Sekali lagi terima kasih ya
Advertisement