SUKSES Permukaan? Begini Ternyata Rahasianya

Advertisement
Advertisement
SUKSES Permukaan? Begini Ternyata Rahasianya | Mungkin ini hal yang anda dambakan... Menjadi pribadi yang sukses. Apalagi bisa sukses dari bisnis online..

Banyak juga kita perhatikan, pebisnis online sukses yang telah mencetak omset milyaran rupiah..

Memang hal ini selalu menjadi topik yang seru untuk dibahas.

Namun, saya ada sedikit cerita mengenai sukses. Ada beberapa orang yang saya tau, dan mereka saya sebut "Sukses permukaan".

Sukses permukaan? Maksudnya seperti apa?

Begini ceritanya....
SUKSES Permukaan? Begini Ternyata Rahasianya

Dulu ketika saya bangkrut, rugi, dikejar hutang, gak punya duit, gak punya apa - apa ( Selain punya Allah tentunya ), pokoknya minus.

Di masa - masa itu, saya ditinggal oleh orang - orang dekat, ditertawakan, dianggap sebelah mata.

Kenapa? Karena mereka hanya melihat 'apa yang nampak di permukaan'.

Memang dulu yang nampak dipermukaan dari saya ( yang kelihatannya ), tidak punya apa - apa, bangkrut, dikejar - kejar penagih hutang, seringnya pinjem motor tetangga, dan gak meyakinkan pokoknya.

Sehingga, wajar saja mereka melihat yang nampak dari diri saya "tidak ada apa - apanya". Pada saat yang bersamaan juga saya sudah mulai menjalani bisnis.

Saat kondisi itulah orang - orang terdekat menjauh, mentertawakan, mengejek, sampai - sampai saya tidak punya teman.

Karena saat itu saya sibuk memperjuangkan bisnis, tidak punya waktu bermain, nongkrong, tapi bisnisnya pun belum kelihatan hasilnya.. Jadi seperti yang sok sibuk, tapi bisnisnya gak jelas.

Dan memang malah menyusahkan.. Sering pinjam motor ke orang.. sering menyusahkan. Sehingga seperti orang yang "gak jelas".

Maka pada saat itu banyak orang yang menjauh.

Ya, sekali lagi mereka hanya melihat apa yang nampak dipermukaan. Hanya melihat apa yang 'kelihatan diluar'. Saya kelihatannya gak jelas, kendaraan aja pinjam, uang gak punya, minus.

Padahal, mereka tidak melihat apa yang 'ada didalam diri saya'.

Pada saat itu saat masa - masa perjuangan, saya menaruh harapan yang besar didalam dada. Memanjatkan do'a setiap sujud terakhir, berjuang, belajar, baca buku, sampai - sampai melelahkan.. Harus hijrah juga ke kota lain.

Inilah yang tidak mereka lihat. Mereka hanya 'peduli apa yang nampak', tidak mau melihat apa yang ada didalam permukaan, yaitu apa yang sedang diperjuangkan.

Kemudian cerita berubah..

Ketika saat ini alhamdulillah kehidupan telah berubah drastis, goal dan impian - impian saya tercapai, maka situasi berbalik.

Lagi - lagi mereka hanya 'melihat apa yang nampak'.

Mereka melihat saya sudah seperti sekarang yang jauh dari kondisi dulu. Memiliki impian yang dulu pernah saya tuliskan.

Kemudian mereka bertanya "Gimana sih caranya bisa sukses bisnis online?".

Saya jawab, sederhana. "Asal mau ACTION dan mau berproses, selesai..."

Dan jawaban mereka lucu.. Apa kata mereka?

Mereka menjawab "Ah itu kan kamu.. Punya uang, relasinya banyak. Wajar kalau bisa sukses.. Kalau aku kan ndak! Gak seperti itu".

Lha.. Saya nepuk jidat.

Lagi - lagi mereka hanya melihat apa yang nampak.

Tidak mau tau apa yang telah saya perjuangkan tahun - tahun sebelumnya, dimana pada saat itu saya jatuh, bangkrut, gak punya apa - apa, ditertawakan, panas - panasan, dan perjuangan meletihkan lainnya. Sampai - sampai harus hijrah ( merantau )..

Mereka hanya melihat kondisi sekarang yang menurut mereka 'enak'. Padahal perjuangannya pahit sekali. Bahkan sampai saat ini pun, masih tetap bergerak, memanage team, mengelola perusahaan, membesarkan perusahaan, yang tidak mudah juga.. Tapi saya nikmati, sebagi sebuah proses dan perjalanan hidup.

Lalu saya ajak mereka untuk berjuang, belajar bisnis online.

Namun mereka memiliki jawaban yang lebih lucu lagi.. Apa kata mereka?

"Gampang gak belajarnya? Lama gak? Susah gak? Ribet gak? Ada jaminan bisa sukses gak?"

Masyaa Allaah.. Meminta jaminan. Padahal dulu saat sekolah saja, tidak ada jaminan sukses.

Lha ini, belum apa - apa sudah minta jaminan sukses. Padahal hanya Allah saja yang menjamin semua aspek kehidupan kita. Tugas kita ya belajar ( menjemput ilmu ) dan menyempurnakan ikhtiarnya..

Inilah yang saya maksud. Mereka hanya fokus dengan "apa yang nampak".

Mereka ingin segera terlihat sukses, ingin memuaskan apa yang nampaknya saja. Ingin punya mobilnya, ingin punya uangnya.. Tapi tidak mau menguatkan apa yang ada didalam permukaan.. Ya, tidak mau berjuang, tidak mau berproses, malas, hilang harapan, maunya CEPET HASIL dan ada jaminan.

Wah ini berbahaya...

Maka, sebenarnya inilah rahasianya.. Sukses itu bukan apa yang nampak dipermukaan. Namun, apa yang ada dibalik permukaan. Mirip seperti pohon besar, itu hanya permukaan yang nampak. Padahal, akarnya didalam sudah pasti BESAR!

Ya, sukses itu bukan apa yang nampak dipermukaan. Karena yang ada dipermukaan hanyalah DAMPAK saja. Dampak dari apa yang telah anda perjuangkan.. Dampak dari proses yang anda nikmati.

Inilah.. rahasianya >> "Apa yang ada didalam diri anda".

Jika anda belum sukses saat ini, tak perlu khawatir. Perkuat dan perbesar saja diri anda. Miliki harapan besar, do'a - do'a yang selalu dipanjatkan, ikhtiar maksimal, berjuang, sabar, yakin, santun, berbuat baik, ketuk pintu langitnya.. Lakukan terus menerus. Dan ini sesuatu yang tak nampak.. Yang bisa jadi DAMPAKnya adalah, Insyaa Allah akan sukses.

Saya yakin, anda adalah orang yang mau berproses. Tidak seperti cerita diatas yang fokusnya hanya "apa yang nampak saja".

Sumber: Facebook Fahmi Hakim
Advertisement
Previous
Next Post »
Thanks for your comment